Archive for studio

Menguasai Perangkat Studio Siaran

Posted in Penyiar with tags , , , , , , on October 15, 2009 by Mohamad Reza

Siaran adalah sebuah aktivitas yang kompleks, skill individu yang dibutuhkan bukan hanya tentang cara berbicara dan menyampaikan pesan ke pendengar, akan tetapi PENTING juga untuk mengetahui bagaimana mengoperasikan peralatan yang ada dalam studio siaran…

Di beberapa stasiun radio metro penyiar dibantu oleh seorang operator yang bertugas mengendalikan mixer siaran, mengangkat telepon, memilah dan memilih SMS, menghadirkan sound effect dsb. Akan tetapi, masih mayoritas di radio-radio Indonesia jika penyiar mengerjakan sendiri pekerjaan didalam studio dengan tidak dibantu operator.

Nah, jika penyiar hanya berbekal pengetahuan tentang bagaimana berbicara didepan microphone, tanpa ada kemampuan untuk mengoperasikan peralatan, maka saya JAMIN pasti siaran tersebut akan “dihiasi” sejumlah kekurangan yang bisa berdampak pada hancurnya kualitas siaran program radio.

Saya mencoba sedikit mendeskripsikan peralatan-peralatan yang didalam studio siaran, yang patut dikuasai oleh penyiar:

Kenali Mic Anda

Kenali Mic Anda

1. Microphone / Mic
Dari jenis dan type microphone ini berbeda-beda, untuk mempelajari secara spesifik tentang microphone anda bisa membaca buku manual microphone yang anda gunakan atau berkonsultasi dengan teknisi anda. Ada micropgone yang mengharuskan mulut anda harus berada didepan micdengan jarak 1-2 jengkal (seperti sennheiser e-35, dkk), tetapi ada pula yang tidak terlalu meminta anda harus dekat mic (condenser microphone). Setiap studio siaran berbeda, sehingga lebih lengkapnya, anda silahkan berkonsultasi dengan teknisi atau manager program anda

Mixer Siaran

Mixer Siaran

2. Mixer siaran

Mempelajari alat yang satu ini emang agak ribet, tapi jika anda tekun, pasti anda bisa menguasai. Anda haruslah bisa menghafal chanel-chanel mixer yang anda gunakan. chanel microphone, komputer, hybrid telepon, vcd/dvd, perangkat relay, dsb. Insya allah tidak berselang lama, anda akan otomatis mengetahui posisi fader (pada foto disamping, fader adalah tombol yang berwarna hitam. biasanya digerakkan dari bawah ke atas). Jangan lupa juga untuk memperhatikan lampu/layar level indikator yang ada di mixer anda, sehingga anda bisa mencocokkan intensitas volume lagu dan microphone anda.

3. Hybrid Telepon

Hybrid adalah sebuah alat yang mengkonversi sambungan telepon biasa ke mixer siaran anda. Hal ini membuatan anda bisa berkomunikasi langsung dengan pendengar. Anda juga harus bisa mengenali alat tersebut, biasanya hybrid diaktifkan sebelum fader mixer digeser keatas, hal ini mengantisipasi adanya bunyi yang tidak diinginkan terdengar oleh pendengar.

4. Headphones

Ada penyiar yang terkadang juga tidak suka menggunakan headphone. sebaliknya, ada juga penyiar yang suka skali menggunakan headphones dari awal hingga akhir siaran. Fungsi headphone adalah untuk mendengarkan aktifitas yang sedang mengudara. Sehingganya penyiar diwajibkan untuk menggunakan headphones disaat siaran berlangsung.  Headphones juga sengaja diadakan untuk mengantisipasi brooming jika kita menggunakan speaker kontrol yang biasa, mengingat dalam ruangan tersebut microphone juga aktif ketika anda menyiar. Jangan lupa perhatikan tanda L dan R di speaker headphones. tanda L berarti LEFT yag artinya posisi di telinga kiri dan R berarti RIGHT yang berarti digunakan di telinga kanan.

bersambung…….

Advertisements